“At night I dream about going to where I played when I was still young.”
— Hawa Abdi (via kushandwizdom)

Rescue me, smile!

“Everything you can imagine is real.”
— Pablo Picasso (via kushandwizdom)
“Minal Aidin Walfaidjin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”

Ada kata yg sering kita dengar yaitu sebuah maaf. Itulah yg indah dari nuansa Idul fitri. Meminta maaf terkadang sangat sulit untuk dilakukan, namun memberi maaf pun terkdang lebih menyusahkan lagi. Melupakan peristiwa menyakitkan dan menganggap nya tak pernah terjadi memang tidak akan mudah.

Aku telah belajar bahwa kadang-kadang “maaf ” tidak cukup . Kadang-kadang kamu benar-benar harus berubah. - Claire London

Meminta maaf tidak selalu berarti bahwa kita salah dan orang lain benar . Ini hanya berarti bahwa kita menghargai hubungan lebih dari ego yg kita miliki.
::::: Berapa kali kita memaafkan seseorang hanya karena kita tidak ingin kehilangan mereka , meskipun mereka tidak pantas mendapatkan maaf dari kita ?

|| Seorang gadis kecil ditanya apa itu “maaf “…
Dia memberikan jawaban yang indah …
” Ini adalah aroma yang diberikan bunga ketika mereka dihancurkan … ” ||
- beautifulquotestoliveby

Aku tidak sempurna , aku membuat kesalahan , dan aku menyakiti orang .

dan selalu aku tekankan..

aku tidak memaafkan orang karena aku lemah
aku memaafkan mereka karena aku cukup kuat
untuk memahami orang membuat kesalahan .
- heid

22 July 2014.
12.05pm.

Dikirim oleh @ryo249 @dana25project dr banjarmasin. Entah apa maksud dan tujuannya. Tapi sebagai kaka, aku merasa gagal.

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin.

#latupan #petasan #firework

“If you love someone, set them free. If they come back they’re yours; if they don’t they never were.”- Richard Bach – Yeah?.. well fuck that shit and fuck Richard Bach. Do you honestly think, I have the time to meet someone, click, grow an attachment, fall in love, deeply in love, I’m not talking your average crush, I’m talking, going back to the days where we used to write love letters from long distances type of love, the “making a cup of tea and blowing it until its warm enough for them to drink” type of love… to have a soul connection, miss them, crave them, submit to them, etc.. just to let them go in the future. Wdf. Listen, if it’s gotton deep enough for me to fall into that type of love, I’m not letting you go. Fuck, I hate this generation of replacers. If something goes wrong, instead of fixing it, we replace, or let it go or some other dumb shit. No. Richard Bach, who is divorced, I will not take advice from you. As long as it isn’t toxic and unhealthy, I am not letting go.”

I’m just a silhouette.
A lifeless face that you’ll soon forget - Youth Daughter

“Lambat laun akal pun mengusik, berisik!
Aku dipenuhi dengan kata-kata yang berhamburan-pun tak bisa ku terjemahkan.
Keputusan yang menantang, ujarku, seakan hilang dalam semalam.
Ditepuknya pundakku keras! Kali ini kerasnya melebihi desakan dikepalaku.
Bagaimana bisa kata-kataku semakin ditantang?!
Aku masih mencari alasan yang tepat,mungkin, itulah kenapa aku memilihnya sebagai teman.
..
Kata-kata yang berhamburan tadi, lalu kususun terbalik.
“Lihatlah, jika suatu keadaan menjadi berbalik””
— 24.07.2014
03.32am

Everything is fine, nobody is happy.

#vsco #vscodaily #vscoindonesia #vscohub

Alien masuk ke bumi 👽

#bromo #vscodaily #vscohiking #vscotravelling #vscoindonesia #phonto

Feeling the sun on your back with a smile ☺️☺️

#phonto #siluet

.
Refleksi diri.

Seringkali kita melupakan alam. Aku sendiripun merasa sbg cinta alam, tp masih suka nebarin sampah dimana-mana; tisu, puntung rokok, yg kelihatannya kecil, tp efeknya besar buat lingkungan.
Dunia gak kejam, orang-orang didalemnya yang kejam.
Dan aku belajar banyak dari Bima Brahmana @odyssey.magz partner in crime!
Perkenalan yg singkat, membawa petualangan dengan gaya liar! Pertemuan dr kuliah lalu berkelakar resah dengan kopi yang minta diisi lagi. Ke logikaan selalu didebatkan karna kita sama-sama pencinta miras! (Biar keliatan mendramatisir😅)

Sore ketemu malam, lalu ketemu pagi. Malang - Ranupani, buka tenda di Ranu Regulo, pulang lewat Bromo.
Masih gak percaya, kemarin, tadi.. Pulang pergi naik motor roda dua, trail! Sekilas menyenangkan.
Tapi percayalah, jangan! Dengan medan yang berat, dengan isi ransel mencapai puluhan kilo, badan tipis macam ranting yang siap dibanting.. Oke, ini resiko yang menyenangkan. (Pegel-pegel he dimandose ae😩😩)
Selama perjalanan kita mendebatkan “sekali-kali kita perlu matiin kelas” - matiin gengsi kl bahasanya diaz. Berbaur dengan alam, menjauhkan kecanduan elektronik atau hanya sekedar makan seadanya dengan doa “Min kuman kamin kuman kuman jadi vitamin” - amin.

Okeeee,inilah kelas sebenarnya! - perjalanan yg murah dengan momen yang mahal.

Sekian cerita singkat hari ini.
22 juli 2014, 10pm.
Salam.

#partnerincrime #partnerhiking

Next trip jalanan terjal kami tantang!
👆👆👆 #nulisbeginianniatnyameremmelek 😰😰