Look between the lines. Read between the words. The most important things are left unsaid and unheard. :)

02.10.14/ 5am

Pada langkah kuminta pergi, ada berjuta ragu untuk melangkah. Ada gurat sendu yang lalu terbungkus oleh banyak ego. Udara dingin yang menusuk tulang, yang ada hanya keyakinanku tentang melangkahkan kaki.
Terlalu kecil ; 1/1000 tetes samudra. Debunya debu-debu semesta, rasanya aku sendirian yang menikmati rindu.
Jengah!
Mendapati diri banyak berkilah begini susah.
Ah..!
Mengatur malu berpayah-payah sudah.
Benar bosan membunuhi diri sendiri, membikin diri dikutuk pribadi
Otakku begah!
Apa dayanya, lelah yang membara. Belum tetes darah terakhir, tapi sudah hampir sekarat. Tunggu-menunggu yang tak ada arti. Saat suara jam itu berhenti, akan terasa lelahnya yang tak terbayar.
Hanyut yang kemudian tenang dan berputar, menahan dengan gaya gila, memusingkan dalam hilang.

……

Kita selalu bangga dengan kehidupan yang kita jalani. Sedikitnya… Itulah yang terjadi.
Dari apa yang selalu aku banggakan, kesukaanku melihat pikiranku yang polos terhadap dunia. Kesukaanku melihat dunia dengan kacamataku sendiri. Kesukaanku melihat keindahan dari segala bentuk yang bahkan tidak bisa dibaca oranglain. Dan Kesukaanku yang tetap percaya dengan “first sight”.
…sungguh, tak ada yang lebih hebat dari “first sight” dengan orang yang tepat!
Tapi kita dihadapkan dengan dunia, bukan???
Ini bukan lagi kacamata yang selalu ingin aku banggakan. Sesekali tuhan membenturkan dengan sangat keras, yang bahkan nyerinya tak akan hilang.
:: Adakala ditiapku terbangun, mereka ingin di isyaratkan tapi kepalaku terlalu pintar menutup segala!
Saat mata terbiasa berkawan cahaya, ia seketika canggung bila gelap menyapa. Tapi sejenak saja..
Dan kemudian, kembali terbiasa menatap segala;
Mengakrabi keremangan yang menahan langkah, mengasuh keresahan yang memberatkan lidah.
Sudah tentu dinding-dinding masapun tau, betapa pengapnya bilik hati yang menyekap rindu. Hanya saja ia terlalu takut mengadu.
Bahkan walaupun raga masih bisa tertatih, desiran harap masih terdengar lirih.

..TAPI WAKTU BELUM JUGA BERKENAN MENGHARGAI LETIH.

:’)

.V.

Harap dimaafkan crop-ing maksimal di foto ini @abimanyuprakasa ~ aku masih takjub dengan muka yang terpampang nyata seperti pohon kelapa yg ditampar buahnya 🙈🙈😂😂
Bolakbalik zoom in- zoom out tetep gak percaya kl itu aku *kalem*

#latepost #photosession #bajulmati #beach #instamalang

the-girl-that-messed-her-life:

It’s impossible…

Edited with #Phonto. @phontograph

✌️

Jadi rebutan, siapa cepat dia dapet 😪😪

#voi2014 #catwalk #backstage

Boleh nangis tapi airmatanya gak boleh netes. Hayoloooo 😂😂

Another year has passed that you have been gone. We dont have special day to bring you to our minds. The days we dont think of you are very hard to find. Each morning when we awake, we know that you’re gone. And no one knows the heartache as we try to carry on. Our heart still ache with sadness and secret tears still flow.

When days are sad and lonely and everything goes wrong, i need you gently “cheer up and carry on”

:)

Some of us are always going to have that one person that no matter what we do or hard we try, We’re never going to stop thingking about them. We’re never going to stop wondering if some day, some how they’ll be thingking about us too. No matter who we meet or where we go in life, they’ll always be apart of us.
But some days…
“Not everyone will be on your level everyday”

Pembubaran panitia VOI 2014

#apple (at rumah opa)

Menghitam dengan sempurna 💋💋
Photo by: @dickybisinglasi